
Filamini: 3D Printer Filament from Plastic Bottles
Filamini adalah perangkat revolusioner yang mengubah limbah botol plastik menjadi filament printer 3D. Perangkat ini memungkinkan pengguna mendaur ulang limbah plastik menjadi filament yang dapat digunakan, menawarkan solusi yang ekonomis dan ramah lingkungan untuk printing 3D.
Lihat Cara Kerja Filamini
Saksikan Filamini dalam aksi dan pelajari cara mengubah botol plastik menjadi filament printer 3D.
Panduan Langkah demi Langkah
Ikuti langkah-langkah ini untuk mengubah botol plastik menjadi filament printer 3D berkualitas tinggi dengan Filamini Anda.
Pastikan untuk mengangkat portal terlebih dahulu sebelum menyalakan saklar daya. Ini adalah langkah keselamatan yang penting.
Setelah portal diangkat, nyalakan perangkat Filamini dengan menghidupkan daya.
Runcingkan ujung strip plastik sekitar 20cm untuk memudahkan memasukkan ke dalam nozzle.
Masukkan ujung strip plastik yang runcing ke lubang nozzle, dan tarik melalui ke posisi yang benar.
Atur suhu heater ke 150°C dan perlahan tarik sekitar 20cm strip. Ikat ujung ini ke tali spool (posisi tali: dari belakang ke bawah gigi besar, di bawah gigi tengah, lalu ke depan).
Putar gigi besar secara manual ke kiri hingga sedikit kencang, lalu kunci dengan menggeser motor ke kanan.
Tingkatkan suhu heater ke 210°C dan tunggu hingga tercapai. Saat menunggu, beralih ke pengaturan kecepatan motor.
Setelah suhu mencapai 210°C, atur kecepatan motor ke M5 untuk memulai proses produksi filament.
Setelah filament dililitkan, turunkan portal agar heater dan motor berhenti secara otomatis saat perangkat selesai memproses filament.
Contoh Perhitungan 1
Jika ketebalan strip plastik adalah 0.3mm, maka lebar maksimum = 2.4 / 0.3 = 8mm. Disarankan untuk tidak menggunakan lebar kurang dari 8mm karena akan menyebabkan diameter filament kurang dari 1.75mm.
Formula: Lebar Maksimum = 2.4 ÷ Ketebalan Strip
Peringatan Kapasitas ⚠️
Pastikan ukuran dan perhitungan strip plastik tidak melebihi kapasitas, yang bisa merusak motor, gigi, dan nozzle karena beban berlebih.
Kontrol Kualitas Filament 🌡️
Amati filament yang keluar dari nozzle. Jika filament mulai berwarna putih dan kasar atau tidak jernih, pengaturan suhu terlalu tinggi. Turunkan suhu hingga filament halus dan jernih.
Optimasi Kecepatan ⚙️
Sesuaikan kecepatan motor sesuai dengan hasil yang diinginkan. Untuk hasil cepat, tingkatkan suhu dan kecepatan tetapi tanpa mengorbankan kualitas filament. Untuk hasil maksimal, kurangi kecepatan.